Desember masih mencintaimu

Salerana_mundzir

*Desember masih mencintaimu*
Nona ...
Bila Desember masih merajamkan duka dan luka
Maka cobalah melihat malam satu Januari
Di mana kembang api menyala-nyala
Dan binar mata berbunga bunga
Desember mencintaimu dengan ribuan tetes hujan air mata.
Menciptakan samudra di belahan pipimu yang delima.
Bila air matamu adalah butiran aksara
Biarkan para pecinta memunguti nya
Sebagai puisi yang terlantun indah tanpa suara.
Sekarang kau benar benar mesra
Bagaimana tidak, hujan air mata yang tak mampu kau bendung dan awan pekat yang tak mampu kau halau
Menjadi alunan lagu yang mengatup ngatup tak karuan di sepanjang bulan
Ia menjelma tikaman dan hantaman
Kau boleh menyebut nya sebagai kenangan
Serpihannya akan tertata rapi menjadi matahari.
Serupa pohon tinggi menjulang, akan semakin kokoh, jika menghiraukan angin, dan merawat akar.
Sepanjang perjalanan dan bentangan
Rangkum menjadi puisi penuh arti
Karena ini adalah surat duka dan cinta
Untuk menjinakkan kehidupan yang murka

Salerana_mundzir 01 Januari 2022


Komentar

Postingan populer dari blog ini

sepotong cinta

Marlena kekasihku

dari hati seorang hamba